Monday, November 30, 2015

Banyak ikan mati di Pantai Ancol


Ada pemandangan tak biasa di bibir Pantai Ancol sejak pagi tadi. Jutaan ikan terdampar dalam keadaan mati.

Belum tahu apa penyebab ikan-ikan itu mati dan terhempas ke bibir pantai sejak Senin (30/11) subuh tadi. Hanya saja, warga sempat melihat ada hal aneh sebelum jutaan ikan itu ditemukan mati.

"Warga bilang air kemarin sempat terbagi dua, di tepi warnanya cokelat, di tengah warnanya biru. Ini tidak biasa menurut mereka," ujar Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Polda Metro Jaya Kompol Edi Guritno ketika dihubungi di Jakarta, Senin (30/11).

Ikan yang mati dan terdampar jenisnya beragam. Mulai dari bandeng, belanak, kakap dan ikan ketang-ketang. Dari keterangan warga lainnya, kejadian ini pernah terjadi pada tahun 2013 silam.

"Analisa warga ada racun," tambahnya.





Edi mengatakan, masih menyelidiki penyebab ikan-ikan tersebut mati, salah satunya dengan mengambil salah satu bangkai sebagai sampel untuk diteliti di laboratorium milik Dinas Perikanan Pemprov DKI Jakarta. Sedangkan bangkai ikan yang lain diangkat menggunakan mobil bak terbuka milik Direktorat Polisi Air Polda Metro Jaya. Saking banyaknya bangkai ikan itu, mobil box tersebut sampai 10 kali bolak-balik.

"Kami ambil dua sampel, ikan dan air untuk diperiksa di Dinas Perikanan," kata Edi.

Terpisah, pihak PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, sebagai pengelola kawasan Ancol berdalih hal itu biasa terjadi setiap tahunnya. Rika menyebut ikan-ikan itu mati karena perubahan cuaca.

"Kejadian ini setiap tahunnya sering terjadi. Kami sudah amati selama berminggu-minggu, dan memang sudah terlihat gejalanya," terang Manager Corporate Communications PT Pembangunan Jaya, Rika Lestari, saat dihubungi wartawan.

Sunday, November 29, 2015

Kejadian tabrakan maut Lamborghini


Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya mengungkapkan, diduga Lamborghini maut yang mengalami kecelakaan usai terlibat balapan dengan Ferrari dipacu dengan kecepatan tinggi.

Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Surabaya, AKP Lily Djafar, mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, diketahui kecelakaan itu berawal dari aksi balapan liar yang dilakukan pengemudi Lamborghini dengan sebuah mobil Ferrrari.

Kedua mobil supercepat itu, saling kejar mengejar sekitar pukul 05.20 WIB, Minggu 29 November 2015. Namun, saat melaju kencang di ruas Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya, Jawa Timur, mobil Lamborghini bernomor polisi B 2258 WM itu kehilangan kendali.

Mobil berwarna abu-abu silver itu pun oleng ke sebelah kiri dari arah mobil melaju. Mobil naik ke trotoar dan menabrak gerobak pedagang susu yang tengah berjualan di lokasi.

Mobil itu baru terhenti setelah moncongnya menabrak pohon perindang jalan berukuran besar yang berdiri kokoh.

"Karena dia memang sedang balapan dengan orang lain yang mengendarai mobil Ferrari," kata Lily.

Mobil langsung terhenti, dan pengemudi keluar dari mobil. Sementara dua orang yang tengah berada di sekitar gerobak susu yakni masing-masing bernama Srikanti dan Mujianto (penjual susu) sudah terkapar kesakitan dengan tubuh penuh luka.

Tak jauh dari kedua korban luka, terbujur kaku jasad Kuswanto, warga Kaliasin, Surabaya. Kuswanto tewas akibat diseruduk badan mobil saat tengah membeli susu.

Hingga saat ini, pengemudi Lamborghini yang teridentifikasi bernama Wiyang Lautner ditahan petugas kepolisian sesaat setelah kecelakaan maut itu terjadi.

"Saat ini, pelaku sedang berada dalam tahanan Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya. Dia sedang kami periksa," kata Lily.



Hasil tes urin tersangka :

Polisi menyatakan pelaku tabrakan maut Wiyang Lautner (24), tidak menggunakan narkoba, saat sedang mengemudikan mobil Lamborghini dengan nomor polisi B 2258 WM, Minggu dini hari, 29 November 2015. Sebab, dalam hasil pemeriksaan urine yang dilakukan Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, tersangka dinyatakan negatif dari zat-zat narkoba.

"Termasuk, juga dari minuman beralkohol. Jadi, sepertinya tidak ada pengaruh dari berbagai zat itu," beber Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Andre Manuputi. Meski demikian, Andre membenarkan, saat itu pelaku mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Tepatnya, antara 70 hingga 80 kilometer per jam.

Andre menambahkan, sampai saat ini proses pemeriksaan terhadap pelaku masih belum selesai. "Masih menjalani pemeriksaan, untuk penggalian informasi lebih lanjut," jawabnya. Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Manyar Kertoarjo, Minggu dini hari, 29 November 2015.

Saat itu, mobil Lamborghini dengan nomor polisi B 2258 WM yang dikemudikan oleh pelaku, melakukan balap liar melawan mobil Ferrari. Namun, saat melintas di Jalan Manyar Kertoarjo, pelaku tampaknya tidak bisa mengendalikan mobilnya, sehingga mobil tersebut menabrak sebuah gerobak susu milik Mujianto (44) dan istri korban Srikanti (51). 
 
Di mana saat itu juga sedang terdapat Kuswanto, yang sedang membeli susu. Kuswanto tewas ditabrak mobil mewah tersebut

Saturday, November 28, 2015

Commuter line tabrak Transjakarta


Penumpang Commuter Line Tangerang-Duri panik usai moda transportasi massal itu menabrak bus Transjakarta gandeng di perlintasan Kedoya, Jakarta Barat. Para penumpang Commuter Line pun membuka paksa pintu dan keluar untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.

"Pintunya (kereta api) kebuka waktu habis tabrakan itu. Kayaknya penumpang yang buka, mungkin panik kali ya," kata penjaga pintu perlintasan kereta, Adi Prayitno (35) di lokasi kejadian, Sabtu (28/11).

Adi menambahkan, kereta sempat berhenti sekitar 30 menit setelah kecelakaan terjadi. Akibatnya kemacetan sempat terjadi.

"Ada kali 30 menit berhenti di tengah-tengah jalan (kereta). Sampai macet mobil motor enggak bisa lewat," ujarnya.

Bus Transjakarta terlibat kecelakaan dengan Kereta Rel Listrik di Perlintasan Green Garden, Jakarta Barat, Sabtu (28/11). Belum diketahui penyebab kecelakaan itu. Namun dari keterangan NTMC Polda Metro Jaya, akibat kecelakaan itu jalur di sekitar perlintasan kereta api tersebut menjadi pada merayap.

"Kecelakaan Bus TransJ & KRL di perlintasan KA Kedoya, lalin padat & masih penanganan petugas," tulis TMC PoldaMetroJaya.

Friday, November 27, 2015

Tidak ada peringatan dari Turki, ucap kopilot jet tempur Rusia


Kopilot jet tempur Sukhoi Su-24 yang jatuh di perbatasan Suriah dua hari lalu, akhirnya berbicara pada media. Kapten Konstantin Murahtin menyatakan mereka bertugas normal, memantau basis pemberontak dan ISIS, sebelum tiba-tiba dikejar oleh dua F-16 Turki, lalu ditembak jatuh.

"Tidak ada peringatan atau yang semacamnya," kata Murahtin seperti dilansir the Telegraph, Kamis (26/11).

Keterangan Murahtin berbeda dari penjelasan resmi Turki, yang mengatakan pesawat Rusia ditembak jatuh setelah diperingatkan 10 kali. Turki, anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), mengakui menembak jatuh jet tempur Rusia setelah 17 detik memasuki wilayah udaranya.

"Kami jamin tidak sedetikpun ada pelanggaran wilayah udara Turki," kata Murahtin. Pria ini mengaku akan kembali terbang setelah cederanya pulih, untuk mengenang pengorbanan pilotnya.

Rekan Murahtin, pilot Letkol Oleg Peshkov, tewas setelah mereka sama-sama melontarkan diri dari pesawat. Peskhov ditembak di perbukitan Latakia, oleh militan yang kemungkinan dari kelompok IHH, anggotanya warga Suriah berdarah Turki. Mereka ini disebut-sebut memperoleh dana dan senjata dari Ankara, namun tudingan tersebut dibantah IHH lewat akun Twitter resminya.

Laporan Murahtin sudah diterima Moskow. Atas dasar itulah, Rusia mengklaim aksi Turki bukan melindungi kedaulatan melainkan provokasi terencana.

"Kami tidak punya keinginan berperang melawan Turki," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. "Tapi kami hanya bisa bereaksi atas apa yang terjadi sejauh ini."

Kemarin dilaporkan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu segera mengirim rudal penghancur pesawat S-400 ke Suriah untuk ditempatkan di pangkalan udara Hemeimeem, dekat Latakia, Suriah. Rudal ini untuk melindungi jet tempur lain yang berpatroli, menyerang target, ataupun memantau sasaran Rusia di dekat Turki, sehingga insiden serupa tak terulang lagi.

Thursday, November 26, 2015

Sebelum meninggal mayang sempat ganti foto dan update status


Sebelum memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, Mayang (16) masih sempat ganti foto profil dan pasang status pada dinding facebook pribadinya, Mayang Ariesti.

Status terakhir di-post pada Minggu (22/11/2015) pukul 18.42 WIB, berbunyi “Nampak benar ade cewek laen haha mungkin dia lelah, pantaslah udah nda ade waktu agik.”

Status tersebut di-like 465 jempol, 23 kali dibagikan, dan terdapat 134 komentar saat berita ini ditulis.

Sementara foto profil yang diganti pada Sabtu (21/11/2015), 4 kali dibagikan, 221 orang menyukai dan 21 komentar.

Diberitakan sebelumnya seorang siswi berinisial MA (16) siswa kelas XI SMAN 7 Pontianak di temukan sudah tak bernyawa tergantung di dalam kamarnya pada Senin (23/11/2015) pagi sekitar pukul 05.30 WIB di rumahnya Jl Purnama Komp Purnama Agung 7 Blok F 5 Pontianak Selatan.

Dinding Facebook Mayang dipenuhi banyak ucapan duka : 


Ucapan duka untuk kepergian Mayang (16) juga datang dari dunia maya, Senin (23/11/2015).

Akun facebook milik almarhumah, Mayang Ariesti dibanjiri ucapan duka yang datang dari teman- temannya, terutama dari teman sesama SMAN 7 Pontianak.

Satu di antaranya, akun facebook Nakia Viani menulis “Masi teringat waktu kite ujan”an bedua yang. Masih bebekas senyum kau di sekolh pas hari sabtu. Masi terase pelukan kau waktu kite bemaafan di bk yang. Slamat jalan sayangku.”

Maya Wulandari menulis “Selamat jalan may. Masih ingat jelas ketawak kau waktu kte ngumpul terakhir kmrin, ndak nyangke may dgn keputusan kau yg kya gni..
Miss! ????????”

Sementara Ricky Pratama Putra di dinding (wall) Mayang Ariesti menulis “Selamat jalan mayang semoga di terima disisi allah ?? aamin :’).”

Diberitakan sebelumnya seorang siswi berinisial MA (16) siswa kelas XI SMAN 7 Pontianak di temukan sudah tak bernyawa tergantung di dalam kamarnya pada Senin (23/11/2015) pagi sekitar pukul 05.30 WIB di rumahnya Jl Purnama Komp Purnama Agung 7 Blok F 5 Pontianak Selatan.

Status sedang bermasalah dalam hubungan dengan teman prianya tertulis di Laman Facebook MA. Gadis cantik ini nekat gantung diri dan ditemukan sudah tidak bernyawa dikamarnya di Jl Purnama Komplek Purnama Agung 7. Senin (22/11/2015).

Diakses pukul 15.00 WIB, ia menulis 20 jam sebelumnya yang juga sekaligus menjadi status terakhirnya di Facebook.

“nampak benar ada cewe laen, haha mungkin dia lelah, pantaslah udah ndak ade waktu agik” tulisnya.

Sebelumnya, warga di Komplek Purnama Agung 7, Pontianak Selatan Senin (23/11/2015) dihebohkan dengan peristiwa gantung diri yang dilakukan oleh MA (16).

“Pertama ketahuan mau dibangunkan oleh kakaknya, tetapi pintunya terkunci dari dalam.” Kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Lantaran tak mendapat jawaban dari balik kamar, ayah korban kemudian mendobrak pintu. Keluarga ini kemudian terkejut lantaran Mayang sudah tergantung.

Wednesday, November 25, 2015

Lima manfaat dari kulit jeruk


Buah jeruk sudah tak diragukan lagi menjadi buah yang super sehat. Hal ini disebabkan karena jeruk tinggi akan vitamin C dan serat yang dibutuhkan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mendukung kesehatan sistem pencernaan.

Umumnya saat makan jeruk, Anda pun mengonsumsi dagingnya dan membuang kulitnya. Namun siapa sangka jika buah jeruk pun memiliki manfaat sehat. Penasaran? Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah jawabannya.

1. Meredakan gangguan pencernaan


Kulit jeruk yang dikeringkan ternyata tinggi akan manfaat sehat untuk pencernaan. Saat perut Anda sedang tidak nyaman dan kembung, masukkan kulit jeruk yang kering di dalam segelas air hangat. Kemudian minumlah. Ramuan ini efektif untuk meredakan gangguan pencernaan, mual, naiknya asam lambung, serta mampu meningkatkan nafsu makan.

2. Melarutkan dahak

Di musim hujan seperti ini, penyakit batuk dan pilek pun berdatangan. Seringkali tenggorokan Anda pun dipenuhi dengan dahak. Nah, minum hangat yang dicampur dengan kulit jeruk yang sudah dikeringkan membantu dalam melarutkan dahak serta melonggarkan hidung yang tersumbat.

3. Bersifat anti mikroba

Kulit jeruk memiliki sifat anti mikroba dan anti inflamasi di dalamnya sehingga dapat membunuh bakteri dan virus di dalam tubuh. Sifat ini juga dapat mengurangi keasaman dan mencegah sembelit dalam perut Anda.

4. Mengurangi kolesterol

Penelitian menunjukkan bahwa kulit jeruk dapat melarutkan trigliserida dan kolesterol sehingga kolesterol Anda pun akan menurun.

5. Mencegah kanker usus

Kulit jeruk mengandung flavonoid yang dikenal sebagai hesperidina, bahan alami yang efektif dalam melawan kanker usus besar hingga osteoporosis.

Tuesday, November 24, 2015

Rusia luncurkan ludar bertuliskan, ini untuk Paris Prancis kepada ISIS


Pasukan militer Rusia kembali membombardir aset milik kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah. Serangan udara itu menghancurkan lebih dari seribu mobil tangki minyak, lokasi pelatihan, dan penyulingan yang selama ini menjadi sumber pemasukan ISIS.

Kementerian Pertahanan Rusia dilaporkan merilis cuplikan video serangan yang memperlihatkan para militan ISIS lari kocar-kacir, seperti dilansir situs Emirates 247, Selasa (24/11).

Stasiun televisi Rusia menayangkan sebuah video memperlihatkan seorang teknisi menulis "Ini untuk rakyat kami!" dan "Ini Untuk Paris!" pada sebuah bom beberapa menit sebelum pesawat tempur itu lepas landas dari pangkalan udara Rusia di Suriah.

Pada bulan lalu pesawat komersil Rusia jatuh di Sinai, Mesir, menewaskan 224 orang dan pekan lalu serangan teror di Paris, Prancis, membuat 129 nyawa melayang. Kedua kejadian itu didalangi oleh ISIS.

"Untuk rakyat kami! Untuk Paris! Pilot dan para teknisi kami di pangkalan udara mengirimkan pesan kepada para teroris lewat serangan udara. Pasukan militer sedang melancarkan serangan balasan," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam akun Twitter resminya.

Awal pekan ini Presiden Rusia Vladimir Putin berjanji akan memburu dan menghukum siapa pun dalang di balik serangan bom yang menjatuhkan pesawat Rusia di Sinai bulan lalu.

Rusia melancarkan serangan udara ke Suriah sejak 30 September lalu. Operasi ini adalah yang terbesar sejak Uni Soviet menjajah Afganistan pada 1979.